Pernahkah Anda mendengar istilah net weight pada kemasan suatu produk? Lalu, apakah Anda pernah juga mendengar istilah gross weight? Apa itu gross weight dan net weight?
Singkatnya, gross weight adalah berat kotor dan net weight adalah berat bersih. Kedua istilah ini penting diketahui dalam sebuah kemasan barang dan juga untuk kelancaran dalam proses pengiriman barang.
Pada artikel ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai gross weight dan net weight, mulai dari pengertian, hingga cara menghitungnya.
Yuk simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Baca juga:
Gross weight dan net weight merupakan dua istilah yang memiliki pengertian yang berbeda. Seperti yang kita tahu, kedua istilah ini berkaitan dengan berat barang, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.
Gross weight atau yang juga dikenal dengan berat kotor adalah berat total barang atau muatan beserta seluruh kemasan atau media angkut yang digunakan, seperti pallet, bahan kemasan yang digunakan, atau kontainer.
Jadi, gross weight adalah keseluruhan yang ada dalam paket atau kontainer. Gross weight penting diketahui sebagai informasi pengiriman yang menentukan biaya pengiriman dalam jumlah besar atau pengiriman via udara.
Net weight atau yang juga dikenal dengan berat bersih adalah berat barang atau muatan tanpa menghitung kemasan atau media angkut yang digunakan, seperti pallet, peti kayu, atau kontainer.
Jadi, net weight adalah berat murni dari barang yang dikirim. Biasanya, nett weight digunakan untuk menentukan nilai atau harga barang, misalnya barang berupa makanan atau bahan mentah.
Selain gross weight dan net weight, ada satu istilah serupa yaitu tare weight atau berat tara. Apa itu tare weight? Berikut penjelasannya.
Tare weight atau yang juga dikenal berat tara adalah berat suatu wadah, kemasan, atau kendaraan kosong (kontainer atau truk), tanpa isi barang atau muatan di dalamnya. Informasi mengenai tare weight dibutuhkan untuk menghitung biaya pengiriman yang akurat.
Jadi, tare weight adalah berat wadah atau kemasan tanpa isi barang di dalamnya. Dengan mengetahui tare weight, perusahaan dapat menghindari denda atau kelebihan bayar karena berat pengiriman dapat dihitung sejak awal.
Baca juga:

Setelah penjelasan mengenai pengertian gross weight dan net weight, dapat dilihat perbedaan dari kedua istilah tersebut.
Gross weight adalah berat kotor yang terdiri dari berat barang dan berat kemasan dan media angkutnya. Sementara net weight artinya adalah berat bersih dari berat barang saja, tanpa menghitung kemasan atau media angkutnya.
Berikut tabel perbedaan antara gross weight dan net weight
|
No. |
Perbedaan |
Gross weight |
Net weight |
|
1 |
Cakupan Berat |
Berat barang termasuk berat kemasan |
Berat barang tanpa menghitung kemasan |
|
2 |
Nilai Berat |
Lebih besar dari net weight |
Lebih kecil dari gross weight |
|
3 |
Fungsi Utama |
Untuk menentukan total muatan dalam pengiriman |
Untuk menunjukkan jumlah bersih produk |
|
4 |
Biaya Pengiriman |
Untuk menghitung ongkos pengiriman |
Tidak menjadi dasar utama ongkos pengiriman |
|
5 |
Batas Muatan |
Beratnya menentukan kapasitas kendaraan |
Beratnya tidak menentukan kapasitas kendaraan |
|
6 |
Penggunaan |
Umum digunakan dalam transportasi dan logistik |
Umum dicantumkan pada label dan informasi produk |
Untuk memudahkan Anda membedakan berat antara gross weight dan net weight, berikut contoh penerapannya:
Misalnya, Anda mengirim barang dengan berat bersih (net weight) sebesar 1.000 kg yang di-packing kayu seberat 100 kg.
Maka dapat disimpulkan:
Net weight biasanya digunakan untuk menunjukkan berat aktual barang yang diperjualbelikan, sedangkan gross weight digunakan untuk menentukan kapasitas angkut kendaraan.
Jadi, penting untuk mengetahui gross weight dan net weight, karena fungsi gross weight dan net weight menentukan keakuratan data pengiriman.
Gross weight berfungsi untuk menghitung biaya logistic, menentukan kapasitas muatan, pengaturan penyimpanan pada kendaraan, dan untuk keperluan dokumen.
Sementara net weight berfungsi sebagai informasi produk, dasar nilai harga jual produk, dan standar kualiltas sebuah produk.
Baca juga:

Bagaimana cara menghitung gross weight? Cara menghitung gross weight cukuplah murah. Namun, meskipun begitu tetap harus dilakukan dengan teliti dan data yang akurat. Nah, untuk menghitung gross weight sendiri dibutuhkan data net weight dan tare weight.
Berikut ini rumus menghitung gross weight, net weight, dan tare weight.
Rumus menghitung gross, net, dan tare weight sangatlah mudah. Anda hanya menggunakan penghitungan sederhana yang biasa digunakan sehari-hari. Berikut rumus menghitungnya.
| Gross weight= Net weight + Tare weight |
| Net weight= Gross weight - Tare weight |
| Tare weight= Gross weight - Net weight |
Selanjutnya, kami akan menjelaskan mengenai cara menghitung ketiga komponen tersebut berdasarkan rumus yang telah kami sebutkan di atas untuk studi kasus jika Anda ingin mengirim barang.
Misal:
Anda mengirimkan 20 dus barang dengan data tiap satu dus sebagai berikut.
Lalu, kita bisa langsung menghitung gross weight per dus:
|
Gross weight = Net weight + Tare weight = 10 kg + 1 kg = 11 kg |
Kemudian, kita bisa menghitung total keseluruhan gross weight:
|
Total gross weight = Jumlah barang x Gross weight/dus = 20 x 11 kg = 220 kg |
Nah, itulah cara menghitung gross weight. Jadi, sebelum Anda menghitungnya, pastikan Anda mengetahui informasi mengenai net weight dan tare weight.
Demikian informasi mengenai gross weight dan net weight, mulai dari pengertian hingga cara menghitungnya. Informasi mengenai gross weight penting diketahui sebagai acuan untuk menentukan kapasitas kendaraan yang digunakan dan biaya logistik yang dikeluarkan.
Author :
|
|
|
|
|
|
|
|