Docking kapal adalah aktivitas penting untuk transportasi laut. Docking kapal yang juga dikenal dengan istilah pengedokan kapal ini merupakan proses mengangkat kapal dari laut ke daratan. Dalam prosesnya, docking kapal ini mencakup perawatan, perbaikan, hingga pembuatan kapal baru.
Lalu, bagaimana proses docking kapal? Berapa lama prosesnya dan apa saja metode yang digunakan dalam docking kapal? Artikel ini akan membahas dengan lengkap mengenai docking kapal. Yuk simak artikel ini hingga akhir untuk mengetahui keseluruhan informasinya!
Baca juga:
Apa itu docking kapal? Docking kapal adalah proses pemindahan kapal dari laut ke daratan (dock) untuk perbaikan, perawatan, atau pembuatan kapal baru. Biasanya, proses pemindahan ini dilakukan dengan bantuan fasilitas yang digunakan untuk perbaikan atau pembangunan kapal baru.
Aktivitas ini merupakan aktivitas yang tidak boleh terlewat, karena menjadi standar perkapalan internasional, baik untuk kapal barang ataupun penumpang. Maka dari itu harus dilakukan secara rutin untuk mengurangi risiko kecelakaan atau kerusakan saat kapal berlayar.
Proses docking kapal berapa lama? Docking kapal biasanya dilakukan selama berhari-hari atau bahkan bisa berbulan-bulan. Lama prosesnya tergantung dari perbaikan yang dilakukan.
Namun, proses docking kapal ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti situasi, spesifikasi kapal juga harus diketahui agar dapat menerapkan metode yang tepat.
Docking kapal adalah bagian penting untuk kelayakan kapal sebagai transportasi laut. Berikut beberapa alasan mengapa docking kapal ini penting.
Docking kapal dilakukan untuk mengetahui permasalahan pada kapal, kemudian memperbaikinya. Seperti yang kita tahu bahwasanya semakin sering kapal digunakan, performanya mengalami penurunan. Maka dari itu, docking kapal ini dilakukan untuk memastikan kapal tetap terawat, sehingga dapat beroperasi dengan optimal.
Selain melakukan perbaikan pada bagian yang rusak, docking kapal juga memungkinkan untuk melakukan modifikasi kapal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan performa kapal.
Pengedokan kapal merupakan regulasi wajib yang diatur oleh International Maritime Organization (IMO). Menurut IMO, kapal perlu melakukan survei setiap 36 bulan sekali untuk kapal niaga. Di Indonesia sendiri, peraturan docking kapal diatur oleh Kementrian Perhubungan.
Dengan merawat kapal melalui docking kapal ini, keamanan kapal tentu lebih optimal ketika digunakan. Kapal yang terawat dan aman akan mengurangi risiko kerusakan atau kecelakaan saat berlayar, sehingga memberikan keselamatan pada awak kapal saat berlayar.
Baca juga:

Berikut proses dari docking kapal, mulai dari dipindahkan dari laut ke darat, hingga peluncuran kapal kembali ke laut.
Proses docking kapal yang pertama adalah pemindahan kapal ke dock. Metode pemindahan yang digunakan bervariasi, tergantung dari jenis dock kapal yang digunakan. Misalnya, pada dry dock, kapal ditarik ke dalam dengan derek, sedangkan pada floating dock, kapal ditarik ke atas platform mengambang.
Proses selanjutnya adalah pembersihan dan inspeksi kapal, proses ini dilakukan setelah kapal terangkat dan berada di dock. Lalu, bagian bawah kapal akan dibersihkan dari lumut, kerak, dan korosi. Selanjutnya, pihak dock akan mengevaluasi kerusakan dan perbaikan yang perlu dilakukan.
Setelah kapal dilakukan pembersihan dan inspeksi, tahap selanjutnya adalah perbaikan. Tahap perbaikan atau pemeliharaan dilakukan sesuai dengan apa yang ditemukan saat inspeksi. Proses perbaikan ini meliputi perbaikan pada lambung kapal, penggantian atau perbaikan komponen mekanis, perbaikan pada sistem listrik, atau pengecatan kapal.
Proses selanjutnya adalah uji coba dan pengecekan, yaitu segala sistem dan komponen kapal diuji untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Apabila semua proses telah dilakukan, kapal disiapkan untuk peluncuran kembali ke laut dengan cara menariknya ke air. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengosongkan floating dock untuk mengapungkan kapal.
Berikut metode atau jenis-jenis docking kapal.
Metode yang pertama adalah floating dock kapal atau dock apung. Floating dock adalah dock yang mengapung di atas air yang konstruksinya terbuat dari baja dan plat. Docking pada floating dock adalah dengan cara menenggelamkan dan mengapungkannya dengan arah vertikal. Fasilitas di floating dock ini terdiri dari crane, pompa air, perlengkapan tambat, dan perlengkapan reparasi kapal yang lain.
Metode selanjutnya adalah graving dock atau dock gali/kolam. Graving dock adalah dock kapal yang bentuknya seperti kolam. Biasanya dock ini berlokasi di tepi pantai. Metode ini memiliki beberapa bagian penting, yaitu pintu penutup, pompa pengering, mesin gulung, dan crane.
Cara memasukkan kapal ke dock ini adalah air dalam galangan atau dock diisi terlebih dahulu dengan cara membuka kutub. Setelah tinggi permukaan air dalam dock ini sudah sejajar dengan permukaan air laut, barulah pintu dibuka dan kapal dimasukkan. Metode ini sering digunakan untuk membangun kapal baru.
Berikutnya, metode pengedokan adalah slipway dock atau dock tarik. Slipway dock adalah metode docking kapal yang paling sederhana, yaitu dengan menempatkan kapal di atas bantalan berupa trolley. Lalu, kapal ditarik dengan mesin derek dan tali baja melalui suatu rel yang menjorong masuk ke perairan.
Slipway dock terdiri dari dua jenis, yaitu slipway melintang dan slipway memanjang. Metode ini biasanya digunakan untuk perbaikan kapal yang berukuran kecil.
Syncrolift dock atau dock angkat adalah metode docking kapal yang menggunakan lift. Dock bisa dinaik dan turunkan secara vertikal menggunakan mesin pengangkat.
Biaya docking kapal sangat bervariasi, karena tergantung pada ukuran kapal (GT/DWT), jenis perbaikan, dan metode docking yang digunakan. Tidak ada harga tetap yang berlaku untuk semua kapal. Namun, biasanya biayanya dilihat berdasarkan beberapa kategori. Berikut beberapa kategori penentu biaya docking kapal.
Itulah beberapa kategori faktor penentu harga dan masih banyak lagi kategori perbaikan lainnya. Selain beberapa kategori di atas, berikut juga beberapa penentu biaya docking kapal.
Demikian informasi mengenai docking kapal, mulai dari arti docking kapal, proses, metode, hingga kisaran biaya docking kapal. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi pengetahuan baru bagi Anda yang membacanya.
Author :
|
|
|
|
|
|
|
|
Silahkan hubungi akun resmi customer service kami untuk order dan informasi lainnya.