Saat pengiriman barang, ada beberapa proses yang tidak bisa dilewati, salah satunya adalah proses sortir barang. Sortir barang menjadi bagian penting dalam keberhasilan pengiriman barang. Mengapa? Karena sortir barang ini adalah proses memisahkan dan mengelompokkan barang berdasarkan kriteria tertentu.
Istilah sortir barang ini mungkin pernah Anda lihat ketika Anda melakukan cek status pengiriman barang. Biasanya status yang tertera adalah “Paket telah dikirim dari tempat sortir”. Proses ini menjadi bagian dari proses pengiriman barang.
Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai arti sortir barang, proses sortir barang, tahapan sortir barang. Yuk simak artikel ini untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya!
Sebelum kita membahas mengenai arti “Paket telah dikirim dari tempat sortir”, kita bahas terlebih dahulu arti dari sortir barang. Apa yang dimaksud sortir barang? Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), sortir memiliki arti memilih atau memilah. Sementara, dalam dunia logistik, sortir barang adalah aktivitas memilih, memisahkan, dan mengorganisir barang secara sistematis berdasarkan kriteria tertentu. Sortir barang biasanya dilakukan di gudang, pusat distribusi, atau pusat pemrosesan logistic untuk mengatur barang yang masuk dan keluar.
Pemilihan, pemisahan, atau pengorganisasian barang dalam proses sortir ini memberikan kemudahan, karena biasanya barang akan dikelompokkan sesuai dengan kriteria tertentu. Misalnya, kesamaan warna, jenis, ukuran, merek, atau alamat tujuan. Dengan begitu, barang bisa lebih mudah ditemukan dan diambil dalam gudang.
Arti lain dari sortir barang adalah proses mengindentifikasi item pada sistem konveyor dan mengalihkannya ke tujuan tertentu. Namun, pada dasarnya proses ini tidak melulu melibatkan penggunaan konveyor, melainkan bisa juga secara manual oleh manusia.

Sebelum status paket berubah menjadi “Paket telah dikirim dari tempat sortir”, ada beberapa proses dalam sortir barang, mulai dari penerimaan hingga pengiriman ke tujuan akhir. Berikut proses atau tahapan dalam sortir barang.
Tahapan pertama dari sortir barang adalah menerima barang dari pemasok atau gudang penyimpanan. Pada tahap ini, setiap barang diperiksa untuk memastikan kualitas, jumlah, kondisinya dan menyesuaikan dengan data yang dimiliki.
Selanjutnya, barang akan dilakukan identifikasi dan pemberian label. Setiap barang akan diidentifikasi melalui sistem pelabelan. Proses identifikasi dan pemberian label ini membantu dalam pelacakan dan pencatatan setiap barang selama proses penyortiran dan distribusi.
Tahapan sortir barang berikutnya adalah pengelompokan barang berdasarkan kriteria tertentu, seperti tujuan akhir, jenis produk, atau tingkat urgensi. Pengelompokan ini dijadikan sebagai dasar untuk memisahkan dan mengarahkan barang ke jalur distribusi yang sesuai.
Setelah disortir, barang-barang akan ditempatkan ke dalam wadah atau palet berdasarkan tujuan distribusinya. Penataan yang tepat dan sesuai dapat memudahkan proses pemindahan barang ke armada. Proses distribusi pun bisa lebih cepat.
Langkah terakhir dalam proses penyortiran adalah pengiriman barang ke tujuan akhir, apakah itu pusat distribusi, toko pengecer, atau langsung ke pelanggan. Proses distribusi ini harus dilakukan dengan efisien untuk memastikan barang tiba tepat waktu dan dalam kondisi yang baik. Pada tahap ini biasanya status pesanan Anda berubah menjadi “Paket telah dikirim dari tempat sortir”.
Apa itu gudang sortir? Saat Anda melakukan pembelian secara online, paket dikirim melalui jasa ekspedisi. Nah, jasa ekspedisi ini memiliki tempat penyimpanan atau gudang untuk memproses dan menyortir paket sebelum dikirim ke alamat tujuan.
Gudang sortir adalah tempat yang digunakan oleh jasa ekspedisi untuk memisahkan atau mengelompokkan paket berdasarkan kota tujuannya. Dengan mengelompokkan sesuai dengan kota tujuan, proses pengiriman bisa lebih mudah, cepat, dan efisien.
Gudang sortir menjadi tempat yang penting, karena paket yang masuk biasanya berjumlah sangat banyak. Penyortiran barang di gudang ini mempermudah pihak jasa ekspedisi dalam mengelompokkan paket dan kurir dalam pendistribusian paket.
Proses sortir barang di gudang tidak memiliki waktu tetap, tergantung dari banyaknya paket yang masuk pada hari itu. Selain itu juga dipengaruhi oleh momen-momen tertentu yang menjadikan pengiriman paket banyak, seperti pada harbolnas, tanggal kembar, atau pada saat hari raya.
Pada momen tersebut, pengiriman barang bisa menjadi lebih lama. Namun, umumnya proses sortir barang di gudang membutuhkan waktu satu sampai dua hari. Sementara, waktu pengiriman kurir ke lokasi penerima biasanya 1x24 jam, tetapi jika jarak guang sortir ke lokasi penerima jauh, maka pengiriman pun semakin lama.
Lalu, apa arti “Paket telah dikirim dari tempat sortir”? Jika Anda melihat keterangan tersebut saat Anda melakukan pengecekan status pengiriman paket Anda, sebenarnya memiliki dua arti.
Pertama, jika lokasi penyortiran berada di wilayah pengiriman, maka paket akan dikirim ke gudang sortir yang terletak di kota penerima. Sedangkan jika gudang sortir berada di wilayah yang sama dengan alamat penerima, maka paket akan langsung dikirimkan ke tujuan. Jadi, proses pendistribusian lebih cepat tiba.
Metode sortir adalah cara yang dilakukan untuk menyortir barang. Ada 4 cara yang biasa dilakukan untuk menyortir barang. Berikut ini beberapa metode yang digunakan dalam proses sortir barang.
Metode pertama yang digunakan untuk menyortir barang adalah Manual Sortation. Metode ini adalah metode menyortir barang yang menggunakan tenaga kerja manusia. Biasanya, yang masih menggunakan metode ini adalah para pebisnis kecil yang barang kirimannya tidak terlalu banyak dan tidak rumit dalam pengelompokannya.
Biasanya, para pekerja memeriksa barang yang masuk dan mengelompokkan barang sesuai dengan kriterianya. Bisa dikatakan, metode ini adalah metode yang cukup sederhana. Kekurangan dari penggunaan metode ini adalah human error atau kesalahan manusia. Meskipun begitu, metode ini masih efektif digunakan, khususnya oleh bisnis kecil.
Gravity Conveyor Sortation adalah metode penyortiran barang yang menggunakan gravitasi untuk menyalurkan barang dari satu titik ke titik yang lain dengan menggunakan conveyor belt. Biasanya metode ini digunakan untuk barang-barang yang memiliki ukuran dan berat yang ringan. Cara kerjanya adalah barang akan dimasukkan ke dalam conveyor belt yang dimiringkan, sehingga barang akan bergerak mengikuti gravitasi dan diarahkan ke jalur yang sesuai.
Gravity Conveyor Sortation menjadi metode yang efisien, karena tidak memerlukan energi tambahan seperti mesin listrik atau bahkan tenaga kerja manusia. Selain itu, metode ini bisa meningkatkan efisiensi dari segi waktu karena bisa dilakukan dengan cepat dibandingkan dengan tenaga manusia.
Metode sortir selanjutnya adalah Belt Conveyor Sortation, yang mana metode ini menggunakan conveyor belt untuk memindahkan barang-barang ke jalur yang sesuai. Biasanya metode ini digunakan untuk barang-barang yang berat dan besar. Cara kerjanya adalah conveyor belt akan membawa barang-barang ke mesin sortation, lalu mesin tersebut akan memindahkan barang ke jalur yang sesuai dengan keriterianya, seperti warna, ukuran, atau alamat kota tujuan pengiriman.
Metode ini juga lebih efisien karena dijalankan oleh mesin, sehingga pengaturan barang-barang dengan cepat dan akurat. Mesin sortir yang digunakan dapat memisahkan barang sesuai kriterianya, sehingga keakuratan penyortiran lebih terjamin. Kesalahan penyortiran pun lebih minim.
Automated Sortation adalah metode sortir barang yang paling canggih, di mana ia menggunakan mesin sortir otomatis untuk memindahkan barang ke jalur yang sesuai. Biasanya, yang menggunakan metode ini adalah para pebisnis yang memiliki volume pengiriman yang tinggi, sehingga membutuhkan kecepatan penyortiran yang cepat.
Sistem yang digunakan dalam metode ini adalah mesin yang sudah dilengkapi dengan teknologi sensor untuk mendeteksi dan mengarahkan barang sesuai dengan kriteria tertentu. Biasanya terdiri dari beberapa komponen, seperti conveyor, mesin pengelompokan, dan sensor.
Cara kerjanya adalah dimulai dari memasukkan barang ke sistem conveyor, kemudian diarahkan ke mesin pengelompokkan. Lalu, sensor mendeteksi barang dan mengirimkan informasi ke mesin pengelompokan. Mesin akan mengelompokkan barang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.
Demikian informasi terkait pengertian “Paket telah dikirim dari tempat sortir”. Dapat disimpulkan bahwa tahap ini menjadi tahap akhir sebelum barang dikirim ke gudang selanjutnya atau sebelum barang dikirim oleh kurir ke alamat penerima.
Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi pengetahuan baru untuk Anda!
Author :
|
|
|
|
|
|
|
|